Sholawat Man ana
ا
*************************
Qosidah Man Ana,
Qosidah Al-Imam Umar Muhdhor Bin Abdurrahman Assegaf
Man ana man ana laulaakum , kaifa maa
hubbukum kaifa maa ahwaakum
Siapa
gerangan diriku, siapakah diriku kalau tiada bimbingan kalian
( guru), Bagaimana aku tidak mencintai kalian dan bagaimana aku tak
menginginkan tuk bersama kalian
Maa siwaaya wa
laa ghoirokum siwaakum , Laa wa man fiil mahabbah ‘alayya wulaakum
Tiada
selain ku juga tiada selainnya terkecuali engkau, tiada siapapun di dalam cinta
selain engkau dalam hatiku
Antum antum muroodii wa antum qoshdii , Laisa
ahadun fiil mahabbati siwaakum ‘indii
Kalianlah,
kalianlah dambaanku dan yang ku inginkan, tiada seorangpun dalam cintaku selain
engkau di sisiku
Kullamaa
zaadanii fii hawaakum wajdii , qultu yaa saadatii muhjatii tafdaakum
Setiap
kali bertambah rasa cinta dan rinduku pada mu, maka berkata hatiku wahai tuanku
semangatku telah siap menjadi
tumbal keselamatan dirimu
Lau qotho’tum wariidii bihaddi maadlii , qultu
wallaahi ana fii hawaakum roodlii
Jika
engkau menyembelih urat nadiku dengan pisau berkilauan tajam, kukatakan Demi
Allah aku rela gembira demi cintaku pada mu
Antum fitnatii
fiil hawaa wa muroodii , maa ridlooya siwaa kullu maa yardlookum
Engkaulah yang menyibukkan
segala hasrat dan tujuanku, tiada ridho yang ku inginkan kecuali segala sesuatu
yang membuat mu ridho
Kullamaa rumtu ilaikum nahau man aslak , ‘awaqotnii
‘awaa-iq akaad an ahlik
Setiap kali bergejolak
cintaku pada mu selalu terhalang untuk ku melangkah, mereka mengganjalku dengan
perangkap yang banyak hampir saja aku hancur
Fadrikuu ‘abdakum mitslukum man adrok , warhamuu bil
mahabbah qotiil balwaakum
Maka tolonglah budak kalian
ini, dan yang seperti kalianlah golongan yang suka menolong, dan kasihanilah
kami dengan cinta kalian, maka cinta kalian membunuh dan memusnahkan musibahku
Catatan:
Mohon maaf jika ada kesalahan arti dan penulisan
mohon dikoreksi
*)Sumber note: Cahaya Cinta Habib Munzier Almusawa

Komentar
Posting Komentar